Aiptu Sunaryanto: Dapat Penghargaan Setelah Gagalkan Penodongan di Angkot


Kontra.id - Jakarta. Seperti dilansir dari beberapa sumber, salah satu anggota Satlantas Polres Metro Jakarta, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Sunaryanto mendapatkan penghargaan atas aksinya yang menggagalkan dan menyelamatkan korban penodongan di angkot pada 9 April 2017. Sunaryanto mendapat penghargaan dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan (12/4/17) atas aksi heroiknya tersebut.

Sunaryanto menembak tangan pelaku penodongan, Hermawan (38) yang dilakukannya di angkot, di Buaran, Jakarta Timur. Aksi heroiknya itu yang menyelamatkan korban penodongan, Risma Oktaviani dan bayinya.

"Dengan dedikasi yang tinggi, dengan pengorbanan yang luar biasa, dengan perhitungan yang matang, yang bersangkutan dapat menyelamatkan rakyat kita dari ancaman kekerasan, yang tidak lain adalah nyawa taruhannya," kata Iriawan saat memberikan penghargaan itu di Lapangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Rabu, 12 April 2017.

Sunaryanto juga tak lupa menceritakan kenapa dia membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk melumpuhkan pelaku. Sejak awal dia memang ingin menembak pelaku namun kondisi yang tidak memungkinkan lantaran adanya potensi akan mengenai sandera dan warga sekitar yang berkerumun. Sunaryanto pun memberi instruksi kepada para warga agar menjauh dan bersiap menarik korban dan bayinya apapun yang terjadi. 

"Setelah masyarakat agak menjauh, saya tarik pelatuk tiga kali normal kembali, setelah ketiga akhirnya saya membuat skenario mengalihkan situasi pelaku, saya lihat masyarakat udah agak menjauh udah memungkinkan, saya Bismillahirrahmanirrahim, saya shalawatan tiga kali, Allahumma shali 'ala Muhammad, saya yakin ya Allah mudah-mudahan ini tidak meleset," ungkap Sunaryanto.

Sunaryanto pun akhirnya berhasil menembak pelaku ketika dia lengah dan menurunkan tangannya sedikit. Iriawan dan anggota lainnya kagum dan bertepuk tangan atas aksinya itu. 

Selain Sunaryanto, Kapolda juga memberikan penghargaan kepada 22 anggota lainnya. 4 anggota polantas, 18 anggota satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta. Para anggota itu dinilai telah menunjukan kerja yang luar biasa dalam menggagalkan peredaran narkoba dari Cina ke Indonesia.