Kecelakaan Bus Tawangmangu Menjadikan Acara Perpisahan Berujung Maut



Kontra.id - Karanganyar. Acara perpisahan yang berujung maut menewaskan enam orang dikarenakan bus masuk kedalam jurang. Kecelakaan bus di Tawangmangu ini tentu meninggalkan trauma bagi penumpang yang selamat.

Belasan korban kecelakaan bus PO Solaris Jaya di Tawangmangu masih menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.

Korban selamat masih mengalami trauma akibat kecelakaan yang merenggut enam korban meninggal dunia tersebut.

Kecelakaan maut terjadi di Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (26/2/2017). Puluhan guru yang menumpang bus Solaris Jaya dari Sidoarjo berencana berwisata ke Grojogan Sewu di Tawangmangu.

Menurut salah satu guru yang selamat, para guru hendak menggelar acara perpisahan bagi guru yang sudah pensiun dan pindah tugas. Namun naas, kecelakaan merenggut enam orang, dua di antaranya adalah guru yang pensiun dan pindah tugas tersebut.

"Ini semuanya penumpang 28, perpisahan Pak Suwandi dan Pak Puji. Pak Suwandi pindah tugas dan Pak Puji, pensiun. Tapi ini bener perpisahan yang menyedihkan karena keduanya meninggal semua je Mas," kata Watik, salah satu penumpang selamat.

Watik menambahkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, para penumpang panik dan berteriak rem blong. Setelah itu, bus terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter.

Sementara itu, menurut dokter Joko Mulyono, terdapat empat belas korban luka-luka yang dirawat di RSUD Karanganyar. Sebagian korban mengalami patah tulang, luka di kepala dan mengalami trauma.

"Sebagian korban sudah dipindahkan ke bangsal untuk perawatan lebih lanjut, dan rata rata mengalami patah tulang," kata Joko Mulyono, Senin (27/2/2016).