Kismis Cemilan Enak Dan Banyak Manfaat

Kismis Cemilan Enak Dan Banyak Manfaat . Pada abad ke-11 Masehi tentara salib memperkenalkan kismis di Eropa setelah kembali dari Mediterania. Kismis merupakan makanan kering  dari buah anggur (hijau atau hitam) yang dikeringkan dan dapat dimakan langsung atau digunakan dalam masakan. Kismis sangat manis karena memiliki konsentrasi gula yang tinggi dan jika disimpan lama maka gula tersebut akan terkristalisasi di dalamnya. Proses ini dapat menyebabkan kismis menjadi kasar, walaupun tidak berpengaruh bagi penggunaannya. Dekristalisasi kismis dapat dilakukan dengan merendam dalam cairan (alkohol, sari buah, atau air mendidih) sebentar untuk melarutkan gula.

Berikut ini adalah kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 g (3,5 oz) kismis yaitu Energi 1,252 kJ (299 kkal), Karbohidrat 79 gr, Gula 59 gr, Diet serat 4 gr, Lemak 0,5 gr, Protein 3 gr, Kalsium 50 mg (5%), Besi 1,9 mg (15%), Kalium 750 mg (16%), dan Sodium 11 mg. Sekitar 60% dari bagian kismis terdiri dari gula, sedangkan 40% lainnya terdiri dari fruktosa dan glukosa. Jika dibandingkan dengan aprikot dan prune, kandungan antioksidan pada kismis jauh lebih tinggi dari keduanya.

Kismis merupakan makanan yang banyak digemari oleh banyak orang karena rasanya yang enak dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Makanan ini bebas dari kolesterol, rendah natrium dan bebas lemak. Kismis juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, selain itu kismis juga mengandung zat besi dan kalium.

Kandungan zat besinya yang tinggi dapat membantu mereka yang sedang mengalami anemia. Dalam kismis juga banyak terdapat vitamin B kompleks yang berguna untuk pembentukan darah. Makanan ini juga kaya akan serat, sehingga dapat digunakan untuk negobati konstipasi dan sembelit. Kismis juga mengandung fruktosa dan glukosa yang dapat menghasilkan energi bagi tubuh.

Untuk mereka yang ingin memiliki berat badan yang ideal dapat mengkonsumsi kismis secara teratur karena kismis dapat menghasilkan energi dan juga bebas kolesterol sehingga aman dikonsumsi setiap  hari. Selain itu, kismis juga banyak mengandung Phenolic phytonutrients yang memiliki fungsi sebagai pembunuh kuman, anti biotic dan antioksidan. Kandungan ini dapat membantu menyembuhkan deman karena mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Kismis juga mampu meningkatkan libido (gairah sex) dan meningkatkan rangsangan. Ini disebabkan karena di dalam kismis terkandung asam amino bernama Arginine. Bagi pria yang memiliki gangguan fungsi seksual sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi kismis secara regular. Selain itu juga kismis banyak mengandung kalsium yang baik untuk tulang, kandungan boron pada kismis yaitu nutrisi mikro yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan penyerapan kalsium sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak.

Kandungan Phenolic pada kismis memiliki fungsi sebagai anti oksidan dan baik untuk kesehatan serta dapat mencegah kerusakan pada mata. Selain itu vitamin A, A-Beta Karotin dan A-Karotin juga banyak terdapat pada kismis. Kandungan asam Oleanolic yaitu salah satu dari Phytochemicals yang terdapat dalam kismis memegang peranan penting dalam melindungi gigi dari pembusukan dan karang gigi. Selain itu Catechin yang merupakan salah satu dari anti oksidan yang terdapat dalam kismis berfungsi untuk mencegah tumor dan kanker serta dapat menjaga kesehatan jantung.

Karena kaya dengan fruktosa dan glukosa, kismis dapat digunakan sebagai pemanis untuk mengganti gula. Kismis dapat digunakan dalam produk makanan untuk penderita diabetes karena dapat memelihara tingkat gula darah dan dapat memberi rasa manis yang alami dengan PH yang rendah. Selain itu kismis dapat dijadikan sebagai pengawet alami karena mengandung Asam propionik.(Dhina Nasution)